Pages

Tampilkan postingan dengan label Perawatan Alat Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan Alat Musik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Agustus 2014

Cara Mengatur Posisi Drum Set Yang Baik dan Benar

Bicara mengenai ide untuk mengatur drum set, sama artinya kita belajar tentang bagaimana cara mengatur drum set agar nyaman dan ergonomis saat dimainkan. Mengingat umur drumset 'cukup muda' dibandingkan alat musik lain. Bentuk dan fungsi drum set sampai saat ini masih terus berkembang. Tidak seperti instrumen lain yang hanya sibuk mengutak-atik sound saja, pada drum set bukan sound saja yang bisa diubah-ubah, tapi juga bentuk set itu sendiri yang dicocokkan dengan sang pengguna, tempat dan fungsi.

Saya banyak bereksperimen ketika menemukan kendala, antara lain adalah ketika saya merasa posisi pedal di kaki kurang ergonomis, kurangnya kontrol ketika memainkan single stroke pada bass drum (main double pedal), hingga posisi hihat yang kian menjauh dari jangkauan.
gambar setting drum mike mangini dream theater
gambar drum set Mike Mangini drummer Dream Theater - Source : www.dailydrummer.com
Dari ketiga masalah itu, saya cari solusinya dengan merubah posisi pedal-pedal saya. Terutama posisi slave unit double pedal dengan posisi pedal hihat.

Seperti yang kita tahu, kebanyakan drum set drummer seluruh dunia, kalau diurut dari kiri adalah : pedal, hihat - (slave unit) double pedal - main pedal.

Apa yang terjadi dengan set ini? Yang pasti ketika menggunakan hanya single pedal, posisi hihat masih dalam jangkauan dan cukup nyaman untuk dimainkan. Akan tetapi ketika anda memasang double pedal, instantly pedal / stand hihat bergeser menjauh ke kiri. Kalau anda drummer, pasti sudah terbayang akan hal ini.

Dengan posisi inilah hihat menjauh dari jangkauan tangan kanan. Dalam posisi ini pula akan menjadi kendala jika anda menggunakan opsional snare pada posisi kiri. Sudah pasti posisi snare kedua akan berjauhan dengan snare utama. Ergonomiskah? Jelas tidak!

Ada satu hal lagi yang menjadi kendala, yaitu ketika kaki berpindah pedal dari pedal hihat ke slave unit double pedal untuk memainkan single stroke pada bass drum (main double pedal). Yang dibutuhkan ketika main double pedal adalah power dan keseimbangan tubuh. 

Sebenarnya cukup aneh ketika kita membutuhkan dua hal tersebut, posisi kedua kaki justru dirapatkan. Dapatkah powernya? Dapatkah balancenya? Bisa saja, tapi pasti tidak maksimal. 

Nah, dari problem-problem di atas, maka saya mengutak-ngutik posisi pedal. Dengan berfikir sedikit radikal dan ingin tampil beda, saya switch posisi pedal hihat dengan slave unit double pedal. Sehingga yang terjadi adalah, slave unit double pedal ada pada posisi paling kiri, setelah itu baru hihat.

Dapat terlihat bahwa connecting shaft (sambungna dari slave unit ke pedal utama) menyeberangi pedal hihat. Mohon diingat, tidak semua stand hihat dapat dilalui oleh connecting shaft karena ada sebagian kecil stand hihat terutama di luar merk Yamaha pada bagian kaki dapat membentur connector tersebut, tapi itu sebagian kecil kok. Agar lebih jelasnya, bayangkan posisi berikut :

Posisi dari kiri ke kanan adalah (slave unit) double pedal - pedal hihat -  main pedal. Aneh? itu masalah membiasakan diri. Ketika terbiasa dengan setup seperti ini, bukan berarti akan menjadi kaku setiap menggunakan setup tradisional, cuma saja agak merasa kurang sreg. Apa saja kelebihan yang didapat dari setup seperti ini?
  1. Posisi hihat lebih dekat, lebih mudah memainkan pola 1/16 dengan kedua tangan.
  2. Ketika kaki diletakkan pada pedal hihat, akan terasa nyaman, karena kaki tidak begitu renggang.
  3. Jika menggunakan opsional snare, posisi snare drum kedua itu akan menjadi sangat dekat hingga mudah diakses.
  4. Ketika membutuhkan power & balance disaat memainkan double pedal, kaki direnggangkan. Nah, ketika kaki renggang inilah power & balance akan lebih sempurna.
  5. Bebas menaruh pedal tambahan pada sisi kiri tanpa takut terhalangi oleh kaki stand hihat.
 Sedangkan kekurangan dari drum set ini adalah :
  1. Opsional tom, misalkan tom 8" agak susah untuk diselipkan diantara hihat dan tom yang tertancap di atas bass drum. Baca juga : Cara Merawat Neck Gitar Agar Tak Melengkung
Dikutip dari MusicMaster - By Denny AJD

Jumat, 18 Juli 2014

Cara Merawat Neck Gitar Agar Tidak Melengkung

Sebagai musisi, kita harus bisa merawat senjata kita dengan baik, dalam hal ini adalah gitar elektrik. Perawatan dasar gitar mulai dari cara meletakkan gitar dengan benar, sampai membersihkannya, kamu sudah bisa dong perawatan basic gitar seperti itu. Oke langsung saja kita skip ke perawatan yang lebih advance, yaitu mengenai neck gitar. Saya adalah termasuk orang yang tidak mempunyai perawatan khusus untuk neck. Jadi dengan cara apapun, bahkan tradisional, gitar-gitar saya harus tetap lurus alias tidak bengkok.

Bila neck gitar itu bengkok, ada berbagai macam bengkoknya. Ada yang menjadi seperti huruf U, ada yang huruf U terbalik, bahkan ada yang seperti huruf S. Kenapa neck gitar bisa bengkok? Padahal di dalam neck dan fretboard gitar tersebut sudah diberi besi untuk menopang kekuatan neck gitar. Jawabannya sederhana, yaitu karena senar dan tuning yang sangat kuat serta sangat berpengaruh pada waktu atau lama senar tersebut terpasang. Belum lagi kalau kita sering bermain bending atau pun tremolo yang bisa up. Sudah dapat dipastikan neck gitar tersebut menjadi "sangat lelah", sehingga kita harus merefreshnya kembali.
gambar neck gitar fender stratocaster
neck gitar. Source : www.en.wikipedia.org
Bila neck gitar bengkok seperti huruf U, dan kita mencoba membetulkannya dengan memutar besi penyangga di dalam neck gitar tersebut, maka akan ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama ; neck gitar bisa menjadi lurus kembali. Kemungkinan kedua neck gitar menjadi bengkok seperti huruf U kebalik. Atau kemungkinan ketiga adalah neck gitar makah akan bengkok seperti huruf S. Begitu juga bisa bengkok seperti huruf U terbalik atau pun seperti huruf S, akan mengalami 3 hal kemungkinan tersebut.

Cara sederhana merawat neck gitar

Teman-teman tahu cara menggantung kayu atau gitar akustik di tembok kan? Yaitu dengan cara memasang paku tembok lalu mengikat neck gitar dengan seutas tali, dan menggantungnya di tembok beraku tersebut.

Nah, lakukanlah hal tersebut terhadap gitar elektrik teman-teman, karena dengan posisi tergantung, body gitar akan menjadi pemberat sehingga neck gitar menjadi tertarik secara otomatis. Lalu bagaimana dengan ketegangan senar? Apakah harus dikendurkan? Menurut saya, selama gitar tersebut dalam waktu satu minggu dimainkan sekali saja, berarti senar tak perlu dikendurkan. Namun jika dalam waktu sebulan gitar tersebut dimainkan satu kali, maka pengenduran senar perlu dilakukan.

Jadi intinya adalah, bagaimana kita melakukan terapi pada neck gitar agar tetap terjaga kelurusannya. Masih banyak cara selain cara di atas. Seperti meletakkan atau menaruh gitar baik posisi berdiri atau tidur janganlah gitar tersebut terlentang, tapi buatlah tengkurap. Lain halnya bila ditaruh di hard case. Selain itu, kalau beli stand gitar, ada baiknya pilih stand yang bisa menggantung gitar.

Oke, demikianlah tips sederhana merawat neck electric guitar kamu. Semoga bermanfaat :)