Pages

Tampilkan postingan dengan label Alat Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alat Musik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Agustus 2014

Panduan Memilih Effect Bass Yang Bagus

Saat ini kebutuhan dalam menggunakan effect bass bagi sebagian bassist hampir menyakaman angka kebutuhannya dengan para gitaris-gitaris terhadap kebutuhan effect gitarnya. Perusahaan-perusahaan pengembang pun berlomba-lomba untuk memenuhi kebutuhan pasar. Apa sih yang membuat para bassist ini ingin memiliki serta mengoleksi effect tersebut? Dan bagaimana pula cara memilih effect bass yang bagus, apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?

Sebelum lanjut ke hal teknis dalam pemilihan effect bass, berdasarkan bahan baku elektronis serta kemampuannya terbagi atas effect analog dan digital. Apa sih perbedaan dari keduanya? Secara awam, istilahnya analog itu effect jadul dan lebih gede yang cuma ada lampu untuk menentukan nyala atau enggaknya, sedangkan digital memiliki LCD untuk control effect tersebut.
merangkai effect bass analog dan digital dalam stomp box
Effect bass dalam stomp box. Source : www.talkbass.com
Dilihat dari sisi awamnya, analog memang memiliki keunggulan baik dari segi sound serta daya tahan komponen, sedangkan digital masih lemah dibandingkan analog. Namun memang kekurangan analog ini dari segi ukurannya yang kurang portable serta memiliki berat yang lebih dari digital.

Sampai saat ini seluruh bassist di dunia berpendapat bahwa effect analog paling bagus dan tak tertandingi, memang jelas, jika dilihat dari komponennya saja, analog ini lebih fokus terhadap sistem kerjanya. Namun kembali ke selera serta kemampuan instalasi, dua-duanya memiliki keunggulan dan kekurangan.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Effect Bass :

  1. Preamp. Preamp ini yang menentukan sekali karakter basic daripada bass itu sendiri, kadang 50-50 antara karakter bass dan preamp. Serta dari preamp ini biasanya memiliki equalizer, colour (warna preamp itu sendiri), shape ("V" model equalizer preset), gain / drive, XLR out / balance out, dll. Berbagai merk memiliki keunggulan tersendiri. Ada juga preamp yang sudah tertanam dalam effect digital serta memiliki berbagai modeling amply legend serta lawas. Untuk preamp analog, kita dapat memilih rack model atau stomp box model (portable).

  2. Equalizer. Apakah kita akan memilih bentuk parametic atau graphic? Itu terserah selera. Masing-masing memiliki fungsi yang sama, yaitu mengubah frekuensi serta levelnya. Modelnya juga dari segi bentuk ada yang rack dan ada juga yang stomp. Dan juga equalizer ini standar sudah tertanam di dalam effect digital.

  3. Compressor / Limiter. Berfungsi sebagai stabilizer level frekuensi, baik dengan systelevel pantulannya bisa menekan dan mengangkat. Berbagai produk yang berbeda memiliki ciri khas masing-masing, baik dari segi sensitifitasnya serta attacknya.

  4. Delay, Reverb. Effect ini bersifat memperindah suasana serta warna. Untuk reverb disediakan berbagai macam bentuk gema ruangan baik di ruangan sempit sampai besar sekalipun. Ada juga yang memiliki simulator concert hall berbagai tipe. Untuk delay lebih ke seperti bayangan dimana memantulkan kembali suara yang telah kita hasilkan. Panjang serta levelnya bisa kita atur.

  5. Modulation. Effect modulation ini banyak ragamnya, seperti flanger, phaser, chorus, octaver, dll. Perlu diingat bahwa semua effect ini kadang ada dan kadang tidak ada di berbagai merk-merk multi effect digital.

  6. Wah. Effect ini sangatlah berciri khas untuk musik-musik funk, sebut saja Flea (bassist Red Hot Chilli Peppers). Ada yang auto dan ada yang tidak. Sifatnya memainkan 2 frekuensi sehingga terdengar kuwawkuwawkuwaw.

  7. Drive / Distortion. Tidak ada kata lain selain metal, setelah mendengar bunyi ini. Sistem kerjanya yaitu meningkatkan level input sehingga terdengar seperti suara speaker sobek.
Kita harus teliti dalam memilih effect bass, baik dari segi harga, fungsi, daya tahan serta nilai jual bekasnya. Kenyamanan ketika tour juga perlu diperhatikan, alangkah lebih baiknya dipersiapkan yang portable dalam rangka efisiensi kerja. 

Memang harga berbicara, tapi jangan salah, merk-merk baru juga kadang menyamai angka kualitasnya dengan merk-merk ternama, tapi semua itu masalah selera. (Baca Juga : Cara Mengatur Posisi Drum Kit Agar Nyaman) Semoga bermanfaat :)

Jumat, 18 Juli 2014

Cara Merawat Neck Gitar Agar Tidak Melengkung

Sebagai musisi, kita harus bisa merawat senjata kita dengan baik, dalam hal ini adalah gitar elektrik. Perawatan dasar gitar mulai dari cara meletakkan gitar dengan benar, sampai membersihkannya, kamu sudah bisa dong perawatan basic gitar seperti itu. Oke langsung saja kita skip ke perawatan yang lebih advance, yaitu mengenai neck gitar. Saya adalah termasuk orang yang tidak mempunyai perawatan khusus untuk neck. Jadi dengan cara apapun, bahkan tradisional, gitar-gitar saya harus tetap lurus alias tidak bengkok.

Bila neck gitar itu bengkok, ada berbagai macam bengkoknya. Ada yang menjadi seperti huruf U, ada yang huruf U terbalik, bahkan ada yang seperti huruf S. Kenapa neck gitar bisa bengkok? Padahal di dalam neck dan fretboard gitar tersebut sudah diberi besi untuk menopang kekuatan neck gitar. Jawabannya sederhana, yaitu karena senar dan tuning yang sangat kuat serta sangat berpengaruh pada waktu atau lama senar tersebut terpasang. Belum lagi kalau kita sering bermain bending atau pun tremolo yang bisa up. Sudah dapat dipastikan neck gitar tersebut menjadi "sangat lelah", sehingga kita harus merefreshnya kembali.
gambar neck gitar fender stratocaster
neck gitar. Source : www.en.wikipedia.org
Bila neck gitar bengkok seperti huruf U, dan kita mencoba membetulkannya dengan memutar besi penyangga di dalam neck gitar tersebut, maka akan ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama ; neck gitar bisa menjadi lurus kembali. Kemungkinan kedua neck gitar menjadi bengkok seperti huruf U kebalik. Atau kemungkinan ketiga adalah neck gitar makah akan bengkok seperti huruf S. Begitu juga bisa bengkok seperti huruf U terbalik atau pun seperti huruf S, akan mengalami 3 hal kemungkinan tersebut.

Cara sederhana merawat neck gitar

Teman-teman tahu cara menggantung kayu atau gitar akustik di tembok kan? Yaitu dengan cara memasang paku tembok lalu mengikat neck gitar dengan seutas tali, dan menggantungnya di tembok beraku tersebut.

Nah, lakukanlah hal tersebut terhadap gitar elektrik teman-teman, karena dengan posisi tergantung, body gitar akan menjadi pemberat sehingga neck gitar menjadi tertarik secara otomatis. Lalu bagaimana dengan ketegangan senar? Apakah harus dikendurkan? Menurut saya, selama gitar tersebut dalam waktu satu minggu dimainkan sekali saja, berarti senar tak perlu dikendurkan. Namun jika dalam waktu sebulan gitar tersebut dimainkan satu kali, maka pengenduran senar perlu dilakukan.

Jadi intinya adalah, bagaimana kita melakukan terapi pada neck gitar agar tetap terjaga kelurusannya. Masih banyak cara selain cara di atas. Seperti meletakkan atau menaruh gitar baik posisi berdiri atau tidur janganlah gitar tersebut terlentang, tapi buatlah tengkurap. Lain halnya bila ditaruh di hard case. Selain itu, kalau beli stand gitar, ada baiknya pilih stand yang bisa menggantung gitar.

Oke, demikianlah tips sederhana merawat neck electric guitar kamu. Semoga bermanfaat :)

Kamis, 29 Oktober 2009

Privacy Policy

At www.blogfileband.blogspot.com, the privacy of our visitors is of extreme importance to us (See this article to learn more about Privacy Policies.). This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by www.blogfileband.blogspot.com and how it is used.


Log Files

Like many other Web sites, www.blogfileband.blogspot.com makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, type of browser, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons

www.blogfileband.blogspot.com does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie

    Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on www.blogfileband.blogspot.com.

    Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to www.blogfileband.blogspot.com and other sites on the Internet.

    Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html.

These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on www.blogfileband.blogspot.com send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

www.blogfileband.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. www.blogfileband.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browser's respective websites.

Rabu, 29 Oktober 2008

Disclaimer

The information contained in this website is for general information purposes only. The information is provided by Blog Musik Indonesia and while we endeavour to keep the information up to date and correct, we make no representations or warranties of any kind, express or implied, about the completeness, accuracy, reliability, suitability or availability with respect to the website or the information, products, services, or related graphics contained on the website for any purpose. Any reliance you place on such information is therefore strictly at your own risk.


In no event will we be liable for any loss or damage including without limitation, indirect or consequential loss or damage, or any loss or damage whatsoever arising from loss of data or profits arising out of, or in connection with, the use of this website.

Through this website you are able to link to other websites which are not under the control of Blog Musik Indonesia. We have no control over the nature, content and availability of those sites. The inclusion of any links does not necessarily imply a recommendation or endorse the views expressed within them.

Every effort is made to keep the website up and running smoothly. However, Blog Musik Indonesia takes no responsibility for, and will not be liable for, the website being temporarily unavailable due to technical issues beyond our control.